Jumat, 21 November 2014

Gaya Make Up Wanita Modern

Wanita dan make up, bagaikan dua sisi mata uang!. Dari jaman ke jaman, tidak peduli dunia sudah berubah menjadi modern dan canggih, ada tradisi yang tak lekang oleh waktu, khususnya ketika itu menyangkut wanita dan isi tasnya. Ketika melongok isi tas wanita ,maka selain dompet yang berisi uang dan kartu kredit, hampir dipastikan selalu ada beberapa perlengkapan make-up dasar seperti lipstick dan bedak.

Pria tidak mampu memahami mengapa harus ada 32 nuansa warna merah dalam satu merek lipstick, dan mengapa wanita membutuhkan dua jam hanya untuk memilih merah yang mana setelah mempertimbangkan dan merenungkan dalam keseriusan bak’ memecahkan rumus fisika yang sangat rumit.

Saya pernah sekali mencoba menanyakan pendapat suami, merah yang mana yang lebih bagus ketika memilih lisptick. Dengan mimik wajah keheranan, dia hanya melihat sekilas, dan perlahan berkata, ” jujur saya tidak bisa melihat dimana perbedaannya. Di mata saya ini kelihatan sama saja.” Nah lho…

Berbagai macam alasan wanita untuk berdandan dan tampil maksimal, namun selalu bermuara kepada satu hal sederhana : Wanita berdandan dan bermake-up ria untuk tampil cantik di mata laki laki. Lha, ternyata pria sendiri tidak pernah memusingkan merah dalam nuansa keunguan ataukah kecoklatan, dan justru bingung mengapa wanita terlalu banyak membuang buang waktu memilih dari beberapa pilihan yang di mata pria adalah sama saja.

Saya sendiri bersyukur tidak ribet dengan urusan make-up.  Saya  cukup bersimpati dengan para pria yang frustrasi ketika harus menunggu cewek berdandan.  Pria melihat dan menilai keseluruhan penampilan, bukan memisah misahkan satu persatu secara detil mulai dari warna lipstick, eye shadow dan perona pipi.

Oleh karena itu artikel  ini saya tulis berdasarkan pengamatan dan setelah menampung sekian banyak keluhan mengenai urusan dandan dan make up wanita,  termasuk apa saja yang menurut pria adalah kesia siaan belaka.

Mudah mudahan berguna bagi para wanita modern jaman sekarang, supaya tidak terlalu membuang banyak waktu, energi  dan uang untuk urusan berdandan yang sebenarnya tidak perlu, bahkan di mata pria banyak hal sering memperburuk penampilan, dan bukan mempercantik.

- Pria menyukai wanita yang tampil memukau, tapi bukan dengan make up berlebihan. Jujur ketika saya melakukan survey kecil kecilan menanyakan kepada beberapa sahabat pria dan juga suami, mengenai gaya make up yang “berat” ala celeb, maka rata rata respon mereka adalah mimik wajah “ketakutan’ seraya bergumam bahwa bedak yang ketebalan itu adalah hal yang tidak menarik bagi mereka.

- Eye shadow atau kesan smoky eyes yang justru menjadi menakutkan. Entah dari mana dan siapa yang memulai, tapi belakangan ini trend make up wanita sering mengasosiasikan bahwa pulasan eye shadow kehitaman di daerah  kelopak mata dan bawah mata adalah simbol keseksian dan membuat sorot mata wanita menjadi seksi mengundang.

Justru para cowok malah ketakutan dengan gaya  dandanan futuristik yang bagi mereka kurang lebih mirip “drakula” versi feminin. Alangkah tidak lucu dan buang buang waktu menghabiskan begitu banyak uang dan tenaga hanya untuk memulas mata dengan tujuan supaya kelihatan seksi, tapi berakhir dengan kesan “vampire”.

- Bulu mata palsu, sebagus apapun tetap kelihatan palsu. Saya juga bingung sendiri dengan para wanita yang menghabiskan waktu berjam jam untuk memasang bulu mata palsu, bahkan sekarang ini segala macam teknologi diciptakan untuk bisa mengeriting bulu mata. Ouch… kebayang bahaya dan resiko-nya hanya untuk mendapatkan bulu mata lentik dan indah.

Rasanya sih dengan mascara saja sudah cukup bahkan sangat maksimal. Saya pribadi malah hampir tidak pernah memakai mascara, karena membuat mata saya merah dan sering kelilipan. Apalagi kalau tidak hati hati mengucek mata saat  hadir di acara pernikahan yang biasanya suka beradegan penuh air mata keharuan.. Wah menyeka mata harus sangat hati hati kalau tidak mau matanya kelihatan seperti kolam berlumpur yang acak acakan.

Pria menyukai pancaran dan sorot mata indah, namun tidak suka dengan sesuatu yang tidak praktis. Kalau hanya untuk mendapatkan kesan mata sedikit lebih lentik, dan tiap lima menit anda harus rajin mengecek penampilan di cermin, maka sebaikanya lupakan saja!.  Pakailah eye shadow atau make up mata yang tidak ribet dan kedap air agar praktis.

- Wig, hair extension, dan gaya rambut yang terlalu rumit, justru tidak disukai pria. Coba perhatikan semua lagu romantis yang diciptakan, ketika menyangkut rambut wanita, maka kata katanya adalah rambut yang jatuh di bahu, menutupi kening, terbang ditiup angin, dan belum pernah saya mendengar syair lagu yang membuat pria terpesona dengan sasakan tinggi dan konde yang kaku dan keras  akibat semprotan hair spray berlebihan.

Guntingan rambut yang baik dan cocok dengan bentuk wajah mutlak diperlukan. Selebihnya tidak usah terlalu berlebihan. Rambut yang kaku dengan hair spray yang berlebihan malah menimbulkan kesan tua dan tidak alamiah.

Saya tidak anti dengan konde dan cepol, bahkan memang itu merupakan standard ketika seorang wanita berkebaya menghadiri acara resmi.  Tapi untuk pesta yang umum dan gaya sehari hari… it’s so much better to let your hair flow…

Warna rambut juga sebaiknya disesuaikan dengan keseluruhan penampilan. Tidak lucu ketika seorang wanita berkulit hitam manis, memiliki rambut pirang kemerahan, tapi beralis hitam.

Wah, sudah dulu deh… ini bukan artikel untuk menyerang wanita yang senang berdandan. Ini hanya artikel ringan di akhir pekan yang mencoba mengkomunikasikan kepada wanita yang sering ribet supaya tampil cantik agar dapat menyederhanakan proses make up ( id.clozette.com | Make Up Tips & Tutorial Wanita Online Terlengkap ) dan dandan.

Bagi saya pribadi, make up yang paling cantik adalah penampilan yang kelihatan justru hampir tanpa make up. Kulit yang terawat merupakan dasar paling penting untuk tampil cantik.  Kalau urusan warna warni make up, I am a great believer in less is more.

Selamat berdandan, salam sayang bagi semua wanita Indonesia yang cantik rupawan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar